Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia Jemaat Ungaran

Posts tagged “pa

Seri PPA (Pendalaman dan Praktek Alkitab) 005. Tuhan Memenuhi Semua Kebutuhan,Bukan Ketamakan !

PMDMO030

Dalam Alkitab anda baca dengan bersuara
1 Timotius 6:3-10

Hafalkan Ayat ini  Yakobus 4:3 ‘Ketika meminta kamu tidak menerimanya, karena kamu memintanya dengan motivasi yang salah, karena engkau akan menggunakan apa yang kamu dapatkan itu untuk kesenangan kamu’.

Diskusikan tentang ini Apakah lebih mudah bagi Tuhan meletakkan uang di dalam tangan umatNya atau membiarkan umatNya mencarinya.

Untuk dilakukan sebelum pertemuan berikutnya Coba bedakan apakah yang menjadi kebutuhan dan apakah yang menjadi kemewahan dalam hidup anda saat ini.

Tugas Tertulis Diploma Tuliskan dalam satu halaman mengapa setiap orang Kristen harus memenuhi kebutuhan mereka.

Renungkan kata demi kita dari ayat ini Kolose 1:12

Dalam Matius 12:25-28, Yesus menunjukkan dua Kerajaan yang ada dalam kenyataan rohani yang tidak kelihatan:- Kerajaan Setan dan Kerajaan Tuhan. Mereka yang bukan orang Kristen berada dalam Kerajaan Setan dan bekerja berdasarkan tirani atau kekezaman sementara orang Kristen adalah dalam Kerajaan Tuhan dan dibawah kasih dan perlindunganNya.

Apabila seseorang menjadi Kristen mereka secara rohani dipindahkan dari Kerajaan Setan dan masuk ke dalam Kerajaan Tuhan dan menjadi warga dari Kerajaan baru ini dan mereka berhak atas keistimewaan yang disediakan oleh Kerajaan itu. Sebagai contoh, Kolose 1:12 berkata,

‘Berikan sukur kepada Bapa, yang telah mengijinkan kamu mendapat bagian dalam warisan harta kekayaan orang-orang kudus dalam Kerajaan terang.Karena Dia telah menyelamatkan kita dari kekuasaan kegelapan dan membawa kita ke dalam Kerajaan Putranya yang Dia kasihi’

Sebagai hasil kita masuk ke dalam Kerajaan Tuhan denganpasti kita mendapat warisan keistimewaan keuangan yang khusus. Bagian terpanjang dan terpenting dari Alkitab sehubungan dengan uang adalah 2 Korintus Pasal 8 & 9, dan setiap orang yang ingin digunakan oleh Tuhan dalam bidang memberi harus menggunakan ini sebagai landasan naskah.

Berdasarkan naskah ini kita dapat membuat suatu
penyataan mendasar –

TUHAN MEMBERI KEMAKMURAN KEPADA KITA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN-KEBUTUHAN KITA.

Tiga kutipan alkitab berikut menunjukkan bahwa sebagai umat Tuhan kita mempunyai setiap hak percaya kepada Tuhan untuk memenuhi semua kebutuhan kita seperto seorang Bapa yang baik, dan kita jangan takut menjadi miskin, atau kekuarang atau tidak terjamin.

2 Korintus 8:14  ‘Pada waktu sekarang kelebihan kamu akan menutupi kebutuhan mereka, sehingga dengan sebaliknya kelebihan mereka akan menutupi semua keubuthan kamu’

2 Korintus 9:8  ‘Dan Tuhan dapat memberi semua anugerah kelimpahan kepada kamu, sehingga dalam segala sesuatu dan sepanjang waktu, tersedia semua kamu butuhkan, kamu akan berkelimpahan dalam pekerjaan baik’

2 Korintus 9:12  ‘Pelayanan yang kamu lakukan ini tidak hanya mencukup kebutuhan uamt Tuhan tetapi juga mengalir sebagai uangkapan sukur yang berlimpah kepada Tuhan’

Lebih lanjut, seksi besar dalam pemberian dalam Filipi 4:10-19 Paulus menyebutkan dalam ayat 16 bagaimana semua kebutuhannya disediakan oleh orang Filipi dan dia kembali dengan suatu keuntungan dengan mengatakan dengan penuh keyakinan, ‘Dan Tuhanku akan memenuhi semua keperluanmu berdasarkan kekayaan kemulianNya dalam Kristus Yesus’.

Sangat disayangkan, banyak orang membaca ayat ini dengan cara salah dan berpikir bahwa itu berkata Tuhan memenuhi ketamakan kita dan bukannya kebutuhan kita! Dengan menyerongkan ayat ini uamt Tuhan mulai meminta mobil mewah dan rumah mewah dari Tuhan. Lihatlah ke dalam konteksnya, ayat ini berbicara tentang kebutuhan yang mendesak dan suatu yang menyenangkan, tetapi bukan yang boros atau mewah, gaya hidup tetapi dengan pasti tidak memberikan kepada anda suatu cek kosong ybtyj diuangkan di Bank Surga.

Berdasarkan itu, pernyataan kedua yang dapat kita buat adalah,

TUHAN MEMBERI KEMAKMURAN KEPADA KITA UNTUK MENCUKUPI KEBUTUHAN KITA, BUKAN KEINGINAN KITA SENDIRI.

Dengan sedih saya katakana, bahwa bagian inilah yang telah menyebabkan banyak kehancuran dalam tubuh Kristus sebagian besar, Kekristenan Barat telah menunjukkan bahwa Kekristenan sebagai suatu cara cepat menjadi kaya.

Paulus memperingatkan Timotius tentang orang-orang seperti itu dalam 1 Timotius 6:3-5 dan mengumumkan bahwa orang sepertiu adalah mengajarkan dan mempromosikan doktrin palsu dan telah merampok kebenaran karena pemikiran mereka dan membuat alasan bahwa kebaikan adalah alat untuk mendapatkan keuntungan keunangan.

Yakobus bahwa memberikan alasan mengapa doa-doa umat tidak mencapai tahta anugerah karena mereka percaya kepada Tuhan untuk lebih kepada kesenangan dan bisnis senang-senang dan bukannya usaha untuk memenuhi kebutuhan dunia Yakobus 4:3 ‘Ketika kamu meminta atau berdoa, kamu tidak menerima, karena kamu meminta dengan motivasi yang salah, karena kamu akan menggunakan yang kamu minta itu untuk kesenangan kamu.’

Apakah Tuhan tidak mempunyai cukup orang Kristen yang memborbardir tahta kediamanNya untuk anugerah dengan permintaan uang untuk membeli mobil mewah dan harta kekayaan pribadi lainnya sebagai lawan dari permintaan uang untuk membantu para janda, yatim piatu dan orang-orang miskin yang kelaparan?

Inilah rintangan dimana banyak orang jatuh ke tali peringatan yang telah disampaiian oleh Paulus kepada Timoriuts dalam 1 Timotius 6:9-10 ketika mereka mengalami kemakmuran Tuhan, dan bukannya hidup dengan gaya hidup mendasar dan memberikan kelebihan itu kepada pekerjaan Tuhan, tetapi semuanya kemakmuran dan kekayaan itu mereka gunakan untuk diri mereka sendiri, dengan membebankan atau ditanggung secara tidak langsung oleh orang yang mengalami kerugian, orang miskin, para janda dan yatim piatu.

Adalah satu hal bagi Tuhan untuk meletakkan uang di tangan umatNya, dan hal lain bagi Dia untuk membiarkan mereka mencarinya!. Paulus berkata dalam 1 Timotius 6:8 bahwa kita akan diberikan cukup dengan makanan dan pakaian – bukankah itu kasusnya karena sangat sedikit orang Kristen yang dapat berkata bahwa mereka sudah cukup dengan makanan dan pakaian dan menginvestasikan dengan senang hati kelebihannya di dalam pekerjaan Tuhan?

 


Seri PPA (Pendalaman dan Praktek Alkitab) 002. Kelimpahan Tuhan dalam Kehidupan Yesus

  1. Kelimpahan Tuhan dalam Kehidupan Yesus 

NYJSO003

Baca Alkitab Anda dengan Bersuara Lukas 4:14-21

Hafalkan Ayat ini Yoh 2.5 ‘Ibunya berkata kepada pelayan-pelayan itu, “Lakukan apapun yang dikatakanNya.”

Diskusikan ini Apa yang kamu katakana tentang gaya hidup orang percaya dalam budayamu, yang mengijinkan anda yang memiliki lebih memberikannya kepada yang lain?

Sesuatu Untuk Dikerjakan Sebelum Pertemuan Berikutnya Anda mungkin tidak memberi makan yang 5,000 tetapi berikanlah makanan sederhana kepada orang miskin sesuatu yang tidak pernah dia makan seperti kamu. Undang mereka ke rumahmu, kelompok atau Gereja atau pergi dan bawa itu kepada mereka dan makanlah bersama mereka.

Tugas Tertulis Diploma Tuliskan dalam satu halaman daftarkan semua peristiwa yang dapat anda temukan, dimana Yesus memberikan sesuatu kepada orang yang membutuhkan.

Renungkan firman ini ayat demi ayat Lukas 19.26

Apabila kita buka Matius, kita dapat menegaskan pernyataan itu bahwa Tuhan tidak berubah – khususnya di bidang keuangan, karena begitu jelas Kitab dalam Perjanjian Baru menunjukkan kepada kesimpulan ini. Terutama, kita dapat melihat Tuhan yang tidak mengubah dengan jelas semua yang ada di bumi ini ketika Dia datang dalam wujud Yesus – hidup dan pelayanannya menunjukkan bagaimana semua yang taat kepadanya, menerima dari dia – dan bahkan pemberian dalam sifat yang luar biasa.

Dalam Lukas 4:16, Yesus mempersiapkan awal-awal pelayananNya di bumi dan Dia memasuki synagogue dan dan menerapkan sebagian dari Perjanjian Lama untuk dirinya sendiri dan apa yang akan diterima dalam pelayanannya, ‘Roh Tuhan ada padaKu, karena Dia telah mengurapi Aku untuk mengabarkan kabar baik kepada orang miskin’.

Konsekuensinya, kelihatan bahwa sejak awal sekali Yesus berbicara tentang “KemesiasanNya” dan pelayannya bahwa dia inginkan memenuhi kebutuhan orang miskin. Berikutnya para pengikut Yohanes Pembabtis datang dan bertanya kepada Yesus jika dia adalah Mesias dan Yesus mengkhornfirmasikan bahwa Dialah itu, walaupun tidak dikatakannya dengan jelas tetapi sebagai bukti bahwa Dia adalah Mesias dia mulai mendaftarkan apa yang telah Dia lakukan. Dalam Matius 11:5 satu dari tanda ituyang didaftarkan Yesus kepada para murid Yohanes Pembabtis, untuk menunjukkan bahwa Dia adalah Mesias adalah, ‘Kabar Baik diberitakan kepada orang miskin’.

Sebagai rangkaian pelayananNya, tanda mujizat pertama yang Dia lakukan adalah mengubah air menjadi anggru pada perkawinan di Kana (Yoh 2:11) – pemberian dan kelimpahan ini menunjukkan kemulianNya dan menarik para murid untuk menaruh iman padaNya – akan diuangkapkan bahwa para muridNya mengetahui bahwa Dia adalah Mesias, akan ditunjukkan dengan karakteristik pemberian dan harta kekayaan. Itu tidak sama sekarang bahwa pria dan wanita akan meletakkan imannya pada kebaikan nyata dari pemberian Yesus – tetapi terlalu sering dia digambarkan sebagai orang miskin yang meminta para pengikutnya juga menjadi miskin?. Barangkali kesalahan citra supaya menjadi seorang Kristen anda harus miskin telah menghalangi banyak orang untukd atang kepada Yesus dan seumur hidup mengikut Dia. < kebutuhan memenuhi berkelimpahan yang kemampuannya dan kehendak menunjukkan dengan padaNya mereka iman meletakkan supaya orang menarik Yesus ikan, menjala anggur menjadi air mengubah kasus kedua Dalam Yesus. melayani percaya total secara mendorong telah konsekuensinya 5:8-10) (Lukas kemuliannya kekuasaan tentang penyingkapan suatu mempunyai Yohanes), Yakobus (dan Peter  Simon hasilnya, Sebagai 5:7). ikan penuh jala dalam kelihatan pemberian Tuhan suara mendengar dikasihi murid hasil tanpa kelelahan semalamam Setelah oleh lagi diulangi itu pola jelas 5:1-11 Lukas – Dia mengikuti tetap menyebabkan sebagai kemuliaan mengakui orang-orang kepada kehendaknya kebaikan dia sekali pertama – sering digunakan ini metode bahwa digambarkan>

Sesungguhnya, sebagaimana Yesus menggunakan metodenya merangka pelayannya untuk mengungkapkan kebenaran dirinya kepada para murid dan menarik mereka kepada dirinya hamper mengakhir pelayanannya di bumi, dia melakukan hal itu lagi untuk menmguatkan, mendorong dan menegaskan iman para murid. Setelah kebangkitan (dan tiga tahun berjalan bersama Yesus), iman paramurid menjadi lemah dan mereka kembali kepada kehidupan lama mereka sebagai penjala (Yoh 21:1-30). Firman dari tuhan diucapkan dan ditaati dan Yoh 21:6 menunjukkan Yedsus menyatakan kebaikannya kepada para murid. Yoh 21:7 menunjukkan bahwa tindakan pemenuhan kebutuhan ini menyatakan bahwa para murid yang sebelumnya tidak peduli apakah itu Yesus secara langsung mengakui bahwa itulah Tuhan dengan kemuliannya. Akhirnya, dua langkah ini mempunyai pengaruh yang sama seperti sebelumnya – para murid sekarang tidak dapat membantu keculi mengikuti Dia, telah ditarik oleh kebaikan yang ditujukan kepada mereka.

Satu dari semua mujizat yang dilakukan oleh Yesus, satu-satunya peristiwa yang dicatat oleh keempat Injil adalah mujizat tentang memberi makan kepada 5000 orang. Sekali prinsip-prinsip ini memegang kebenaran bahwa mereka yang mengikuti Yesus diberikan makan oleh Yesus dan kita lihat dalam Matius 14:21 bahwa sementara ada 5000 pria, ada juga wanita dan anak-anak bersama mereka sehingga jumlah orang yang diberi makan pada waktu itu barangkali lebih dari 10,000 orang. Situasi yang sama dilakukan terhadap pemberian makan 4000 orang. Matius 15:38 menunjukkan bahwa ada 4000 laki-laki tetapi juga ada wanita dan anak-anak bersama mereka dan tidak beralasan untuk menyatakan bahwa ada kemungkinan jumlah yang sebenarnya dua kali lipat yang diberi makan pada waktu itu.

Makanan yang disediakan oleh Yesus kepada semua orang yang mengikuti dia bahkan menjadi lebih luar biasa ketika Petrus diperintahkan untuk mendapatkan uang yang diperlukan untuk membayar pajak di mulut ikan (Matius 17:27) walaupun dalam banyak keadaan yang tidak menyenangkan dan tidak disukai, kemampuan Tuhan untuk menyediakan segala kebutuhan dari para muridnya tidaklah disangsikan.

Terakhir, ketika melihat kedalam hidup Yesus kita dapat melihat gaya hidupnya kebanyakan berkaitan degnan uang dalam fakta bahwa dia memberikan dan menyediakan semua kebutuhan muridnya, dan bahkan dia punya kantong uang dan bendahara, yang diberi nama Judas Iskariot. Dalam faktanya, Yoh 12:29 menunjukkan bahwa ketika Judas mengkhianati Yesus, beberapa dari murid berpikir bahwa dia pergi untuk mempersembahkan sesuatu kepada orang miskin –jelas ditunjukkan di sini bahwa itu adalah peristiwa yang biasa terjadi bahwa Yesus menyuruh Judas memberikan persembahan atau bantuan kepada orang miskin.

Lebih jauh telah diperhitungkan bahwa hamper separoh perumpamaan yang diajarkan oleh Yesus adalah berhubungan dengan uang – akan dijelaskan bahwa uang adalah sesuatu yang penting karena Anak Allah telah berbicara banyak tentang itu. Secara khusus perumpamaan tentang talenta (Matius 25:14-30) dan perumpamaan tentang mina (Lukas 19:12-27) memberikan bacaan tetap sebagai sikap Yesus sehubungan dengan kekayaan dan penciptaan kekayaan dan kemiskinan. Dalam kedua perumpamaan itu, adalah orang yang memiliki cara mengelola yang baik dan hati-hati atas uang dan dengan bijak menggunakannya uangnya itulah yang dipercayakan menerima pujian dan pengakuan dari tuannya.

Sebaliknya, orang yang tidak berusaha untuk melipatgandakan uang yang diberikan kepadanya dan mencari kekayaan untuk dirinya sendiri dan mengabaikan tuannya dalam dua perumpamaan itu menerima teguran dan hardikan keras. Jelasnya, Yesus mengharapkan kita supaya aktif mengunakan uang yang telah dipercayakan kepada kita supaya kita dapat memperoleh lebih banyak lagi sehingga kita dapat menginvestasikannya dalam kerajaanNya. Jadi akhirnya kita tidak dapat santai dalam kebaikan Yesus dan menyatakan bahwa jika Dia mampu memberikan dan menyediakan uang dalam mulut ikan untuk membayar pajak kepada penyembah berhala, betapa lebih banyak lagi yang dapat Dia berikan uang untuk melihat kita diberkati dengan gaya hidup yang dapat diterima dan memiliki kelebihan untuk diberikan supaya pria dan wanita diselamatkan dari neraka?