Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia Jemaat Ungaran

YUNUS MENGINGKARI PANGGILAN TUHAN

Yunus dilempar ke laut

Yunus dilempar ke laut

HARI/ TGL : MINGGU, 6 PEBRUARI 2011

PEMBICARA : IBU GEMBALA

NATS : YUNUS 1:1-17

JUDUL : YUNUS MENGINGKARI PANGGILAN TUHAN

 

Jika kita mengutamakan Tuhan, maka Tuhan-pun akan mengutamakan kita. Janganlah kita mengingkari tugas dengan berbagai dalih/alasan : malu, sedang repot, ada tamu, dsb.
Yunus saat mendapat tugas bersiap melarikan diri (ayat 3), bahkan sembunyi dibagian paling bawah didalam kapal dan tidur ! Bangun pagi-pagi janganlah bermalas-malasan apalagi tidur, tetapi berdoalah. Tuhan bisa menurunkan badai dan angin ribut sampai kapal kita nyaris hancur (ayat 4) untuk mengingatkan kita. Yunus tidak memperhatikan; seringkali kita juga meremehkan Firman, jangan meremehkan Firman Tuhan apapun isinya, siapapun yang menyampaikan & bagaimanapun cara bicaranya. Karena akan ada akibatnya (Amsal 13:13), tetapi taatilah Firman itu karena juga ada balasannya.
Saat semua orang kebingungan berseru pada allahnya masing-masing, Yunus tidak perduli bahkan tertidur nyenyak (ayat 5,6)! Sampai orang-orang membuang undi kemudian mengetahui siapakah Yunus & apa yang telah diperbuatnya (pelanggarannya) yang menyebabkan badai itu terjadi. Mereka menanyakan pada Yunus, harus diapakan dia supaya badai menjadi reda ?!(ayat 7,8).
Minggu kemarin pemberita Firman Tuhan menyatakan bahwa tidak ada persatuan, mari kita buang segala kepahitan, ganjalan yang ada dalam melayani Tuhan, sehingga berkat Allah dapat mengalir turun kepada kita.
Yunus mengungkapkan siapa dirinya yang menyebabkan badai & minta dibuang kelaut supaya badai reda (ayat 12). Ketika orang-orang membuang Yunus kelaut, maka redalah badai & laut langsung menjadi tenang (ayat 14). Orang-orang menjadi takut sekali pada Tuhan, mereka mempersembahkan korban dan bernazar. Tapi….hati-hati dalam bernazar ! Jangan sampai tidak bisa menepati.
Walaupun Yunus dibuang kedalam laut, namun Tuhan tidak meninggalkan Yunus, tidak membiarkan Yunus tenggelam, Tuhan tidak meninggalkan kita. Atas penentuan Tuhan datang seekor ikan besar yang menelan Yunus (ayat 17).
Yunus berseru, berdoa memohon pengampunan dan pertolongan Tuhan (Yunus 2:2-6).
Yunus 3:6-9, raja memerintahkan semua warga Niniwe, bahkan ternak, berpuasa mohon belas kasihan Tuhan untuk tidak menghancurkan mereka. Tuhan Yesus Kristus adalah Allah yang penuh dengan belas kasihan, mau mengampuni kita asal kita berseru, mohon ampun padaNya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s