Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia Jemaat Ungaran

HIDUP PENUH KEBAJIKAN

Khotbah Hari/ tgl:  Minggu, 5 September 2010

Pembicara:  Ibu Gembala

Nats:  2 Petrus 1:5-7

Judul:  Hidup penuh kebajikan

Kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh menambahkan pada iman kita :

1.   Kebajikan

2.   Pengetahuan

3.   Penguaasaan diri

4.   Ketekunan

5.   Kesalehan

6.   Kasih akan saudara-saudara

7.   Kasih akan semua orang

Hidup yang efektif berasal dari iman yang taat pada Firman Tuhan. Mendengar Firman Tuhan, masukkan dalam hati sehingga kita bisa melakukan kebajikan. Kebajikan adalah kebaikan yang ikhlas, sekalipun dikecewakan, dicela, dijahati, ia tetap berbuat baik. Hidup penuh kebajikan adalah pilihan, karena Tuhan tidak pernah memaksa.

Contoh orang yang berbuat kebajikan adalah Yeremia (Ratapan 2:11 Mataku kusam dengan air mata, remuk redam hatiku; hancur habis hatiku karena keruntuhan puteri bangsaku, sebab jatuh pingsan kanak-kanak dan bayi di lapangan-lapangan kota), ia perduli akan keadaan orang lain/bangsanya secara sungguh-sungguh, tulus. Setiap orang bertanggung jawab atas perbuatannya, kita bertanggung jawab atas rumah tangga kita masing-masing.

Yeremia dipenjara, ditahan (Yeremia 33:1, Yeremia 32:2), karena fitnah (Yeremia 37:11-16). Iblis masuk saat ada perpecahan, membuat orang memfitnah, kemudian timbullah hal-hal yang tidak mengenakkan, yang membuat susah.

Jika Firman Allah ada dalam hati &hidup kita, inilah yang membuat kita bisa tetap melakukan kebajikan walaupun difitnah, disakiti, dikecewakan. Hikmat dari Tuhan membuat ada  damai dalam diri kita sehingga kita tetap dapat jadi berkat. (Matius 5:11) > berbahagialah orang yang dianiaya/dicela/difitnah karena Tuhan

Yakobus 3: 17 => hikmat dari atas (Tuhan), adalah:

1.    Murni

2.    Pendamai

3.    Peramah

4.    Penurut

5.    Penuh belas kasihan &buah-buah yang baik

6.    Tidak memihak

7.    Tidak munafik

Mari kita minta hikmat dari Tuhan yang menjadikan hidup kita damai senantiasa, kita dapat tetap setia dan taat pada FirmanNya. Karena jika saatnya Tuhan datang & kita tidak dalam keaadaan setia & percaya, maka kita akan binasa tanpa seorangpun dapat menolong.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s