Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia Jemaat Ungaran

Ringkasan Khotbah

PANJANG SABAR

Bila orang percaya mau berpadanan dengan panggilan Tuhan maka akan diubah Tuhan menjadi pribadi yang panjang sabar. Apa artinya panjang sabar ?

 

1.  Panjang sabar itu berarti mempunyai semangat yang tidak mengenal menyerah.

Dalam mengiring Kristus, maupun dalam melayani Tuhan sangat membutuhkan semangat semacam ini. Bila tidak maka tidak bisa sampai langkah terakhir yaitu saat menerima panggilan Tuhan untuk dimuliakan.

 

2. Panjang sabar itu berarti rela menderita karena Kristus meskipun bukan akibat dari kesalahannya sendiri.

Semangat rela menerima penghinaan maupun luka hati tanpa rasa pedih dan keluh bisa diperoleh jika kita selalu menjaga kesadaran diri untuk terus menerus hidup berpadanan dengan panggilan Tuhan.

Ingatlah selalu bahwa Tuhan yang memanggil kita adalah Tuhan yang panjang sabar dan murah hati (Roma 2:4) Kesabaran Tuhan Yesus begitu sempurna (I Tim 1:16). Kesabaran Tuhan terbukti saat menghadapi Nuh (I Ptr 3:20). Kesabaran Tuhan adalah keselamatan kita (2 Ptr 3:15).

Apa jadinya jagad raya ini jika Tuhan itu manusia ? Niscaya alam raya sudah dilenyapkan sejak dahulu kala oleh karena ketidakpatuhan manusia. Sangat pantas jika orang percaya berpanjang sabar terhadap sesamanya, mengampuni dan berdoa baginya. Karena Yesus telah mengajar dan memberi teladan.

Amin.

Ibu Gembala Sidang,

(Dari catatan lama, FA Juli 2004)

About these ads

Rangkaian Pesona Sabda

MEMPERTAHANKAN KOBARAN CINTA

2Korintus 11:23-28

Oleh: Pdt. Eddy Zakaria, Gembala Sidang GPSDI Madiun

Sejak pertama mengenal Kristus, Rasul Paulus memiliki hidup yang terus menerus dibakar oleh api cinta kepada Tuhan Yesus Kristus. Kobaran cinta kepada Tuhan Yesus dan gerejaNya tidak bisa padam oleh aniaya, kekurangan, kesulitan, dan marabahaya. Rasul Paulus konsisten menjaga agar api cinta kepada Tuhan Yesus terus berkobar menggairahkan hidupnya setiap waktu.

Apa rahasianya sehingga Rasul Paulus tetap bisa mempertahankan kobaran cintanya kepad Tuhan Yesus?

 

YAKIN BAHWA SURGA ITU ADA, 2Korintus 12:2-4

Dengan penuh kerendahan hati Rasul Paulus menceritakan bahwa dirinya pernah diangkat Tuhan ke surga tingkat ke-tiga. Rasul Paulus sangat kuat keyakinannya bahwa surga itu sungguh-sungguh ada.

Jerih lelah untuk Tuhan dan gerejanya pasti tidak akan sia-sia, 1Korintus 15:58

Keyakinan bila surga itu ada memberi dampak nyata kepada sikap dan perilaku kita. Oleh karena keyakinan yang kuat bahwa surga itu ada, itulah sebabnya Rasul Paulus memiliki kerelaan mengalami berbagai macam kesulitan dan penderitaan.

Yakin bahwa semua penderitaan yang dialami tidak sebanding dengan kemualian Tuhan yang disediakan, 2Korintus 4:16-17

Keyakinan bahwa surga itu benar-benar ada bukan hanya memperi kepastian bahwa semua jerih-lelah tidak akan sia-sia. Lebih dari itu, keyakinan bahwan surga itu benar-benar ada akan memberi kepastian bahwa tidak ada apapun yang sebanding dengan surga yang disediakan Tuhan Yesus bagi kita.

Pengharapan akan surga menjadi penawar semua penderitaan, 2Korintus 5:2-4; Roma 8:23

Orang masuk surga karena percaya surga itu ada. Orang masuk neraka oleh karena percaya bahwa neraka itu tidak ada. Hati yang merindukan surga akan menjadi hati yang selalu dikuatkan meskipun harus memikul beban yang tak terkatakan.

 

MEMANDANG BAWAH CINTA ITU SANGAT BERHARGA, 2Korintus 12:9

Rasul Paulus menyebut cinta Allah kepada dirinya sebagai “kasih karunia”. Ini menunjukkan bahwa Rasul Paulus sangat menghargai cinta Allah yang dinyatakan kepada dirinya.

Hanya mereka yang mau memandang bahwa cinta itu sangat berharga yang bisa mempertahankan kobaran api cinta tetap menyala penuh gairah.

 

MENGELOLA KELEMAHAN MENJADI KEKUATAN, 2Korintus 12:10

Kelemahan itu bukan dosa. Yang berdosa adalah hidup menuruti kelemahan. Tidak selamanya kelemahan hanya bisa menjadi kelemahan. Tetapi kelemahan bila dikelola dengan baik akan berubah menjadi kekuatan yang ajaib. Itulah sebabnya Rasul Paulus lebih suka tinggal dalam kelemahan dirinya. Bagaimana caranya?

Akui dan terimalah kelemahan diri anda.

Carilah cara untuk mengatasi kelemahan tersebut.

Pengetahuan dan ketrampilan mengatasi kelemahan tersebut akan menjadi aset dan nilai diri anda yang berharga.

Kelemahan diri menyadarkan nilai kasih karunia Allah yang luar biasa. Dan ini akan membuat kebergantungan dan cinta kita kepada Tuhan semakin menyala-nyala.

 

HUMOR: CINTA BUJANG LAPUK

Dewi memberitahu Papa dan Mama-nya kalau Ujang pacarnya mau wakuncar (waktu kunjung pacar). Ia meminta supaya Papa dan Mamanya bersembunyi di kamar dan tidak boleh mengintip supaya Dewi tidak malu.

Setelah Ujang pulang, Papa dan Mama dipanggil keluar.

Mama  : Dewi pacarmu sudah kakek-kakek ya…!

Dewi   : Wah… berarti Mama mengintip ya…!

Mama  : Enggak, kok! Bener!!

Dewi   : Kok Mama bisa tahu?

Mama  : Habis, bau balsemnya  semerbak tercium sampai ke kamar.

 

SEHIDUP SEMATI

Di hari Valentine si Joni ngegombal sama si Tutik.

Joni      : Sayang… aku cinta padamu. Cintaku padamu sehidup semati.

Tutik    : (tiba-tiba menangis tersedu-sedu) Kamu kok tega… mengatakan seperti itu padaku.

Joni kaget setengah mati, dia pikir si Tutik bakal klepek-klepek mendengar rayuannya. Tetapi ternyata kok malah menangis meraung-raung.

Joni      : Kamu kok menangis?

Tutik    : Habis kamu mengatakan kalau kamu cinta sehidup semati. Kamu tahu, arti kata awalan “se” itu berarti “satu”. Kalau sehidup semati, berarti yang satu hidup dan yang satu mati. Apa kamu penginnya kamu hidup lalau aku mati?

Ia (kasih) menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

1Korintus 13:7

 


NASIHAT UNTUK PEREMPUAN

NASEHAT UNTUK PEREMPUAN

Untuk membentuk bibir yang menawan,   naikkan syukur senantiasa & ucapkan kata-kata kebaikan

Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang engkau jumpai

Untuk mendapatkan bentuk badan yang indah, berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan

Untuk mendapat rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari

Untuk mendapatkan sikap tubuh yang menarik,

berjalanlah dengan segala hikmat Tuhan

Maka engkau tidak akan pernah berjalan sendirian

Manusia jauh melebihi segala ciptaan yang lain, perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali dan diampuni

Jadi jangan pernah mengucilkan seseorang dari hatimu.

Apabila engkau telah melakukan semuanya itu,

Ingatlah senantiasa, jika suatu saat engkau membutuhkan pertolongan, akan ada senantiasa tangan yang terulur

Dengan bertambahnya usiamu, engkau akan semakin bersyukur telah diberi dua tangan, satu untuk menolong dirimu sendiri & satu untuk menolong orang lain

Kecantikan seorang perempuan tidak terletak pada pakaian yang dikenakannya, bukan pula tubuhnya atau cara dia menyisir rambutnya.

Kecantikan seorang perempuan terletak pada matanya, cara dia memandang dunia

Karena dimatanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, dimana kasih dapat bertumbuh

Kecantikan wanita bukan pada kehalusan wajahnya,

tetapi kecantikan yang murni, terpancar dari hatinya yang penuh kasih memberikan perhatian dan cinta

Kecantikan itu akan bertumbuh sepanjang waktu

(Materi FA Kebaktian Gabungan Kaum Wanita Wil. II Jateng,  10 Peb. 2011/ oleh Pdt. Lidya Seniwati)


YUNUS MENGINGKARI PANGGILAN TUHAN

Yunus dilempar ke laut

Yunus dilempar ke laut

HARI/ TGL : MINGGU, 6 PEBRUARI 2011

PEMBICARA : IBU GEMBALA

NATS : YUNUS 1:1-17

JUDUL : YUNUS MENGINGKARI PANGGILAN TUHAN

 

Jika kita mengutamakan Tuhan, maka Tuhan-pun akan mengutamakan kita. Janganlah kita mengingkari tugas dengan berbagai dalih/alasan : malu, sedang repot, ada tamu, dsb.
Yunus saat mendapat tugas bersiap melarikan diri (ayat 3), bahkan sembunyi dibagian paling bawah didalam kapal dan tidur ! Bangun pagi-pagi janganlah bermalas-malasan apalagi tidur, tetapi berdoalah. Tuhan bisa menurunkan badai dan angin ribut sampai kapal kita nyaris hancur (ayat 4) untuk mengingatkan kita. Yunus tidak memperhatikan; seringkali kita juga meremehkan Firman, jangan meremehkan Firman Tuhan apapun isinya, siapapun yang menyampaikan & bagaimanapun cara bicaranya. Karena akan ada akibatnya (Amsal 13:13), tetapi taatilah Firman itu karena juga ada balasannya.
Saat semua orang kebingungan berseru pada allahnya masing-masing, Yunus tidak perduli bahkan tertidur nyenyak (ayat 5,6)! Sampai orang-orang membuang undi kemudian mengetahui siapakah Yunus & apa yang telah diperbuatnya (pelanggarannya) yang menyebabkan badai itu terjadi. Mereka menanyakan pada Yunus, harus diapakan dia supaya badai menjadi reda ?!(ayat 7,8).
Minggu kemarin pemberita Firman Tuhan menyatakan bahwa tidak ada persatuan, mari kita buang segala kepahitan, ganjalan yang ada dalam melayani Tuhan, sehingga berkat Allah dapat mengalir turun kepada kita.
Yunus mengungkapkan siapa dirinya yang menyebabkan badai & minta dibuang kelaut supaya badai reda (ayat 12). Ketika orang-orang membuang Yunus kelaut, maka redalah badai & laut langsung menjadi tenang (ayat 14). Orang-orang menjadi takut sekali pada Tuhan, mereka mempersembahkan korban dan bernazar. Tapi….hati-hati dalam bernazar ! Jangan sampai tidak bisa menepati.
Walaupun Yunus dibuang kedalam laut, namun Tuhan tidak meninggalkan Yunus, tidak membiarkan Yunus tenggelam, Tuhan tidak meninggalkan kita. Atas penentuan Tuhan datang seekor ikan besar yang menelan Yunus (ayat 17).
Yunus berseru, berdoa memohon pengampunan dan pertolongan Tuhan (Yunus 2:2-6).
Yunus 3:6-9, raja memerintahkan semua warga Niniwe, bahkan ternak, berpuasa mohon belas kasihan Tuhan untuk tidak menghancurkan mereka. Tuhan Yesus Kristus adalah Allah yang penuh dengan belas kasihan, mau mengampuni kita asal kita berseru, mohon ampun padaNya.


KEKUATAN BARU

Khotbah Hari/ tgl:  Minggu, 4 Juli 2010

Pembicara:  Pdt. Otniel T.

Nats:  Yesaya 40 : 31

Judul: KEKUATAN BARU

Kekuatan baru hanya diperoleh dari Tuhan dan untuk memperolehnya kita harus dipenuhi oleh Roh Allah. Kelemahan kita sebenarnya adalah kekuatan kita.

Apa arti kekuatan baru?

1.      Menukarkan kekuatan kita dengan kekuatan Allah.

Kekuatan Allah = urapan (Allah yang bekerja langsung dalam hidup kita, yang kita tidak bisa lakukan menjadi mampu karena Dia)

Kekuatan yang kita miliki merupakan kekurangan di hadapan Tuhan.

Kekuatan baru diberikan kepada mereka yang berseru dan berserah pada Tuhan.

2.      Dipenuhi hidup, hikmat dan kekuatan Allah.

ü  Dipenuhi hidup Allah: melakukan perintah Tuhan (Firman Allah).

Allah bekerja sepenuhnya dalam hidup kita.

ü  Dipenuhi hikmat Allah. Hikmat adalah akal budi yang dari Allah.

Hikmat sangat penting bagi kita dan hanya diperoleh dari Allah.

ü  Dipenuhi kekuatan Allah (Dimensi Roh). Contohnya Daud dan Goliat. Goliat melihat tongkat Daud tapi tidak melihat batu yang di bawa Daud, artinya iblis bisa melihat kita tapi tidak iman kita.

 

Orang yang mempunyai kekutan baru pasti punya iman yang kuat.

Orang yang mempunyai kekuatan Allah pasti mudah mengalami mujizat.

Kekuatan Allah sangat besar.. Miliki kekuatan yang dari Allah.

Yoel 3: 10 Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: “Aku ini pahlawan!”

Miliki perubahan yang baru di dalam Tuhan.


ALLAH PENOLONG KITA

Khotbah Hari/ tgl : Minggu, 1 Agustus 2010

Pembicara : Ibu Gembala

Nats:  Mazmur 54 : 6-7

Judul: ALLAH PENOLONG KITA

Kita tidak perlu kuatir karena Allah adalah penolong & penopang kita.  Dia Allah yang setia.

Hati-hati terhadap perkataan kita, kekuatiran yang kita katakan akan terjadi. Perkataan sama dengan doa, apalagi  jika dikatakan dengan iman sungguh.  Contoh iman Abraham yang merupakan “bapa orang beriman”.  Karena iman Tuhan memberikan anak, yang secara manusia mustahil diperolehnya. Iman timbul dari pendengaran akan Firman Allah. Maka rajinlah beribadah dan mendengarkan Firman Allah supaya iman kita kuat.

Mazmur 55:17 dan Yeremia 33:2-3

Berseru kepada Tuhan dalam segala keadaan kita dan Ia akan menolong kita, seperti yang telah dilakukan Ayub

Ayub 42:2 “Aku tahu bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu dan bahwa tidak ada rencanaMu yang gagal.

Matius 11:28 “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu”

Mazmur 94:17-19, Pertolongan Tuhan membuat kita kuat.  Jangan bimbang, perkatakan hal-hal positif.

Yeremia 1:4-5, Tuhan telah mengenal kita sejak belum dilahirkan, sejak dalam kandungan ibu kita ! Jadi bukan kebetulan kita bisa kenal Tuhan, tapi itu adalah sudah rencana-Nya, kita patut bersyukur

Mazmur 96:9, Sujudlah kepada Tuhan dalam kekudusan, maka Ia akan bertindak dan menolong kita.

Ayub 42:5, Alami sendiri perkenalan pribadi (memandang Dia) dengan Tuhan, bukan hanya dari kata orang.

Dekatkanlah diri kita pada Tuhan : rajin ibadah, doa, layani Tuhan memalui talenta masing-masing sehingga kita makin akrab/dekat Tuhan dan pantas menerima mujizatNya.


HIDUP YANG EFEKTIF

Khotbah Hari/ tgl:  Minggu, 22 Agustus 2010

Pembicara:  Ibu Gembala

Nats:  2 Petrus 1 : 5-11

Judul:  Hidup yang Efektif Berasal dari Iman

 

Tuhan ingin kita sebagai anak – anakNya hidup sesuai kehendakNya. Dalam Matius 5:1-12, dijelaskan tujuh sifat yang menyenangkan hati Tuhan dan membuat hidup kita bahagia. Salah satu yang penting adalah kelemah lembutan (ayat 5).

Untuk senantiasa hidup bersama Tuhan dan menyenangkan hatiNya, kita harus rela hidup kita diubah menurut kehendakNya. Dalam Yakobus 3:17 dijelaskan 7 sifat firman Allah yang akan mengubah hidup kita menjadi lebih baik, ”Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik.”

Setiap kita diberikan karunia oleh Tuhan, karunia itu bisa berbeda satu dan yang lainnya, namun untuk saling melengkapi. Seperti Kristus adalah kepala Jenaat dan kita adalah anggota tubuh yang berbeda – beda. Ada banyak karunia. Lakukanlah bagian kita dengan sebaik – baiknya.

Jadilah anak Tuhan dengan iman yang efektif dalam hidup kita. Mkasudnya, kita melakukan segala sesuatu dengan iman yang penuh pada Tuhan. Kita juga harus menjaga hati di hadapan Tuhan.

Kepercayaan kita kepadaNya tidak sia – sia. Seperti Abraham yang percaya penuh pada Tuhan (Roma 4:3). Tuhan memperhitungkannya sebagai kebenaran.

Saat kita menerima Firman Tuhan, dengarkan, percaya, aminkan, dan lakukan FirmanNya dengan sungguh – sungguh, karena dengan begitu hidup kita akan diberkati.


MENJADI UMAT YANG BERKEMENANGAN

Khotbah Hari/ tgl:  Minggu, 29 September 2010

Pembicara:  Pdt. Yohanes Suparno

Nats:  Hakim-hakim 7:2-6, 15-18

Judul:  Menjadi Umat Yang Berkemenangan

Banyak orang menginginkan kemenangan/diberkati, tetapi tidak mau berusaha. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi jika menginginkannya : ingin diberkati harus rajin bekerja, ingin punya rumah harus rajin menabung, ingin diurapi harus rajin berdoa, dsb.Dalam menginginkan sesuatu jangan lari (mau cepat), agar tidak tersandung lalu jatuh kemudian lumpuh!

Tuhan memberikan syarat-syarat agar Gideon (dan bangsa Israel/kita) menang, yaitu :

I. Penyaringan

1. Penyaringan hati

a.2-3 > dipilih yang berani, bukan yang takut & gentar. Kalau kebaktian berani datang cepat & tidak terlambat

2. Penyaringan sikap/karakter

a.6 > membawa air kemulut => tahu aturan, tidak fokus pada keinginan (minum)

a.5 > menghirup langsung dengan lidah (menjilat seperti anjing) => fokus pada kebutuhan, takut tidak kebagian.

Jangan takut memberi untuk Tuhan (waktu, tenaga, dana,dll). Yang berhemat  tambah miskin, tapi yang memberi /menabur banyak bertambah kaya (Amsal 11:24)

Tuhan melihat kualitas hati & sikap.

II. Strategi & Komunikasi

a.15-16 > dari 300 orang yang sisa dibagi 3 lagi

v Sangkakala, buyung kosong & obor => untuk menang harus membangun komunikasi yang baik dengan Tuhan dan sesama (bentuk +), pimpinan & bawahan, anak & orang tua, dll. Jika ada kesombongan maka terjadi kesalahan komunikasi yang menimbulkan kekacauan, ex: pembangunan menara babel, manusia menjadi sombong, bahasanya (komunikasinya) dikacaukan Tuhan, sehingga gagallah pekerjaan itu. Dunia ini lembah kekacauan, urusan duniawi bisa mnyebabkan kekacauan.

v Strategi => cara yang diatur sedemikian rupa dengan hikmat Tuhan, tidak sembarangan (kontekstual), dengan fokus untuk Tuhan.

III. Kompak

a.17-18 > Jika Gideon (pemimpin) meniup sangkakala yang lain mengikuti = kompak mengikuti perintah. Untuk kompak perlu kebersamaan, latihan, jaga perasa an, jaga pikiran. Kompak antara suami & istri, Gembala & jemaat, tuan & pekerja.


HIDUP PENUH KEBAJIKAN

Khotbah Hari/ tgl:  Minggu, 5 September 2010

Pembicara:  Ibu Gembala

Nats:  2 Petrus 1:5-7

Judul:  Hidup penuh kebajikan

Kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh menambahkan pada iman kita :

1.   Kebajikan

2.   Pengetahuan

3.   Penguaasaan diri

4.   Ketekunan

5.   Kesalehan

6.   Kasih akan saudara-saudara

7.   Kasih akan semua orang

Hidup yang efektif berasal dari iman yang taat pada Firman Tuhan. Mendengar Firman Tuhan, masukkan dalam hati sehingga kita bisa melakukan kebajikan. Kebajikan adalah kebaikan yang ikhlas, sekalipun dikecewakan, dicela, dijahati, ia tetap berbuat baik. Hidup penuh kebajikan adalah pilihan, karena Tuhan tidak pernah memaksa.

Contoh orang yang berbuat kebajikan adalah Yeremia (Ratapan 2:11 Mataku kusam dengan air mata, remuk redam hatiku; hancur habis hatiku karena keruntuhan puteri bangsaku, sebab jatuh pingsan kanak-kanak dan bayi di lapangan-lapangan kota), ia perduli akan keadaan orang lain/bangsanya secara sungguh-sungguh, tulus. Setiap orang bertanggung jawab atas perbuatannya, kita bertanggung jawab atas rumah tangga kita masing-masing.

Yeremia dipenjara, ditahan (Yeremia 33:1, Yeremia 32:2), karena fitnah (Yeremia 37:11-16). Iblis masuk saat ada perpecahan, membuat orang memfitnah, kemudian timbullah hal-hal yang tidak mengenakkan, yang membuat susah.

Jika Firman Allah ada dalam hati &hidup kita, inilah yang membuat kita bisa tetap melakukan kebajikan walaupun difitnah, disakiti, dikecewakan. Hikmat dari Tuhan membuat ada  damai dalam diri kita sehingga kita tetap dapat jadi berkat. (Matius 5:11) > berbahagialah orang yang dianiaya/dicela/difitnah karena Tuhan

Yakobus 3: 17 => hikmat dari atas (Tuhan), adalah:

1.    Murni

2.    Pendamai

3.    Peramah

4.    Penurut

5.    Penuh belas kasihan &buah-buah yang baik

6.    Tidak memihak

7.    Tidak munafik

Mari kita minta hikmat dari Tuhan yang menjadikan hidup kita damai senantiasa, kita dapat tetap setia dan taat pada FirmanNya. Karena jika saatnya Tuhan datang & kita tidak dalam keaadaan setia & percaya, maka kita akan binasa tanpa seorangpun dapat menolong.


BEBAS DARI KETAKUTAN

Khotbah Hari/ tgl: Minggu, 12 September 2010

Pembicara: Pdt. David Tiwa

Nats: Lukas 21: 25-27

Judul : BEBAS DARI KETAKUTAN

Mengapa kita tidak perlu takut ???

II Tim 1: 7    – Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan

Roma 8: 15 – Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu takut lagi..

Fakta yang terjadi ketika roh ketakutan datang atas diri kita:

1. Iman menjadi goyah :

- Daud lari ke Abimelekh (Mazmur 34:1 Dari Daud, pada waktu ia pura-pura tidak waras pikirannya di depan Abimelekh, sehingga ia diusir, lalu pergi.)

- Petrus mulai bimbang (Matius 14: 26-31 Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: “Itu hantu!”, lalu berteriak-teriak karena takut. Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: “Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air.” Kata Yesus: “Datanglah!” Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: “Tuhan, tolonglah aku!” Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?”)

2. Mulai menyangkal Yesus (Murtad)

- Petrus menyangkal Yesus (Mrk 14:66-72) Ayat 72 Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya: “Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.” Lalu menangislah ia tersedu-sedu.

3. Mengutuki Allah .

- Istri Ayub suruh Ayub kutuki Allah (Ayub 2:7-9) Ayat 9 Maka berkatalah isterinya kepadanya: “Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!”

Bagaimana cara mengatasi ketakutan?

1. Percaya, Tuhan Sumber jawaban dari persoalan (Mazmur 34:5 Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.).

2. Percaya, Tuhan pasti beserta dengan kita (Mazmur 23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku).

3. Percaya, Tuhan pasti punya rencana indah (Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan).

4. Percaya, PertolonganNya sangat terbukti (Mazmur 46:2 Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. S e l a).

Hari/ tgl       : Minggu, 12 September 2010

Pembicara   : Pdt. David Tiwa

JUDUL               : BEBAS DARI KETAKUTAN

Nats                 : Lukas 21: 25-27

Mengapa kita tidak perlu takut ???

II Tim 1: 7 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan

Roma 8: 15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu takut lagi..

Fakta yang terjadi ketika roh ketakutan datang atas diri kita:

1. Iman menjadi goyah :

- Daud lari ke Abimelekh (Mazmur 34:1)

- Petrus mulai bimbang (Matius 14: 26-31)

2. Mulai menyangkal Yesus (Murtad)

- Petrus menyangkal Yesus (Mrk 14:66-72)

3. Mengutuki Allah .

- Istri Ayub suruh Ayub kutuki Allah (Ayub 2:7-9)

Bagaimana cara mengatasi ketakutan?

1. Percaya, Tuhan Sumber jawaban dari persoalan (Mazmur 34: 5).

2. Percaya, Tuhan pasti beserta dengan kita (Mazmur 23: 4).

3. Percaya, Tuhan pasti punya rencana indah (Yeremia 29: 11).

4. Percaya, PertolonganNya sangat terbukti (Mazmur 46: 2-4).


PENGUASAAN DIRI

Khotbah Hari/ tgl: Minggu, 26 September 2010

Pembicara: Ibu Gembala

Nats: 2 Petrus 1:6

Judul : Penguasaan Diri

Saudara, dalam nats ini dikatakan ada 3 kualitas yang harus dimiliki oleh anak – anak Tuhan, yaitu penguasaan diri, ketekunan dan kesalehan. Dalam Galatia 5:22-23 juga disebutkan 9 buah roh yang Tuhan ingin dihasilkan oleh anak – anakNya, kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, penguasaan diri.

Tuhan ingin kita mempunyai penguasaan diri dalam segala keadaan. Jangan hanya teringat akan Tuhan saat menghadapi masalah. Ingat, bukan setiap orang yang berseru ‘Tuhan Tuhan’ akan masuk kerajaan surga, melainkan yang melakukan kehendak Bapa.

Dengan sustu sudut pandang positif, iman yang teguh bisa membalikkan keadaan seburuk apapun di mata logika manusia. Dengan iman, masalah yang kita hadapi bukan lagi musibah, tetapi anugerah Tuhan. Jadilah seperti Ayub, yang tetap taat dan setia meskipun dalam pencobaan (Kisah Para Rasul 13:22). Apapun kebutuhan kita, Tuhan akan mencukupkan (Yohanes 15:7).

Seringkali, kita menilai seseorang hanya dari penampilan luarnya, tapi Tuhan melihat hati (1 Samuel 16:7  Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati“).

Tujukanlah pandangan kita hanya pada Tuhan. Saat kita hidup sesuai kehendakNya, Ia akan memberikan segalanya bagi kita. Ia akan menyembuhkan segala penyakit, memberkati kita dan menjauhkan kita dari hal – hal buruk (Mazmur 107:20 disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur).

Amin, Tuhan memberkati.


PENUHILAH PANGGILAN PELAYANANMU!

Khotbah Hari/ tgl: Minggu, 24 Oktober 2010

Pembicara : Ibu Gembala

Nats: II Timotius 4:1-5

Judul: Penuhilah Panggilan Pelayananmu

Saat ini kita lihat, bencana dan kekacauan terjadi dimana – mana. Waktu kedatangan Tuhan sudah dekat. Tapi, Tuhan masih memberi kita kesempatan, untuk bertobat dan melayani Dia. Jika kita mau taat dan kembali kepadaNya, Ia akan menerima kita dan menyucikan kita.

Dalam II Timotius 4 : 1-5 dijelaskan, bahwa akan tiba waktunya orang tidak dapat menerima ajaran kebenaran. Tapi Tuhan berpesan, lakukanlah bagian kita. Sampaikanlah firman Tuhan baik atau tidak baik waktunya. Artinya, layanilah Tuhan kapanpun, karena tidak ada waktu yang tidak baik untuk melayani Dia.

Jika kita tinggal dalam Tuhan, dan Tuhan dalam kita, apapun yang kita minta pati Tuhan berikan (yoh 15:7). Tuhan sudah menebus hidup kita, jangan sia – siakan pengorbananNya (1 Petrus 1:17).

Saat akhir hidup kita, kita akan dihakimi Tuhan (Ibrani 9:27). Bukan setiap orang yang berseru ‘Tuhan,Tuhan’ yang akan masuk surga, tapi orang yang melakukan kehendak Bapa.

Andalkan Tuhan dalam segala sesuatu, terkutuklah orang yang mengandalkan manusia (Ibrani 10:30).

Hiduplah dekat dengan Tuhan, berbuah yang baik dan menjadi berkat bagi sesama. Jangan biarkan hati kita kosong, terus isi dengan firman Tuhan.

Kuasailah diri dalam segala keadaan, jangan sia – siakan pengorbananNya bagi kita (II Timotius 4:5).


HIDUP YANG DIPULIHKAN

Mengutamakan TUHAN & Dipulihkan

Khotbah Hari/ tgl: Minggu, 7 November 2010

Pembicara: Pdt. Otniel

Nats: Yohanes 21:15-17

Judul: Hidup yang Dipulihkan

Tuhan ingin kita menjadi pelaku firman, bukan hanya pendengar. Petrus banyak bicara, tapi attitude nya kurang baik. Dalam ayat – ayat tersebut, Tuhan memanggilnya sebagai Simon (artinya alang – alang), tapi disebutkan bahwa Petrus yang menjawab (Petrus: batu karang). Banyak orang yang tidak bisa dipulihkan karena tidak mau buka hati. Jika ada masalah, itu wajar. Tapi Tuhan tidak akan meninggalkan kita, seberat apapun masalah terasa bagi kita.

Bagaimana caranya supaya kita bisa dipulihkan?

1.    Utamakan Tuhan, maksudnya utamakan kehendak Allah, hidup sesuai kehendak Tuhan. Kita dapat kasih karunia, anugerah Allah. Kita hidup dalam kasih karunia, artinya kita hidup sesuai gaya hidup Allah. Tuhan sudah turun ke dunia sebagai manusia, untuk memberi teladan.

2.    Selaraskan diri dengan Firman Tuhan, hidup dengan pola yang benar, yaitu firman Tuhan. Teruslah berusaha agar iman bertumbuh. Buka pintu hati supaya Tuhan bisa kuasai hidup kita. Lakukan dan taati firmanNya. Minyak urapan, kolam Bethesda hanya media untuk menyalurkan kuasa Allah. Tuhan beri kita akal supaya bisa bertindak sesuai rencanaNya. Jangan menghakimi orang lain, supaya tidak dihakimi. Tuhan hanya melihat hati kita, apakah kita melakukan firmanNya atau tidak.

3.    Berdamai dengan diri sendiri. Semua orang mempunyai masa lalu yang buruk, tapi Tuhan sudah mengampuni dan menebus kita. Tidak perlu tenggelam dalam rasa bersalah. Bertobat, hidup benar, Tuhan akan berkati. Saat kita terima Dia sebagai juruselamat, segala kutuk sudah diputuskan, kita hidup sebagai anak Terang dan merdeka.

-          Milikilah keyakinan iman, bahwa tidak ada yang bisa pisahkan kita dari kasih Kristus (Roma 8:31-39).

-          Karena iman, maka Rahab, yang dianggap perempuan kotor, diselamatkan (Ibrani 11:31). Siapapun yang percaya dan beriman pasti diselamatkan.

4.    Miliki pergaulan dengan saudara seiman, komunitas yang mendukung. Kuatkan iman supaya tidak terpengaruh dunia. Pergaulan kita akan menentukan hidup kita. Bergaullah dengan orang yang memotivasi. Jadilah pemberi pengaruh, bukan yang terpengaruh. Setialah beribadah, supaya dapat pemulihan total dalam semua aspek kehidupan kita. Amin, Tuhan Yesus memberkati.


TAAT PERPULUHAN

Khotbah Hari/ tgl:  Minggu, 23 januari  2011

Pembicara: Ibu Gembala

Nats: Maleakhi 3: 6-11

Judul: Taat Perpuluhan

Penyerahan perpuluhan menyenangkan hati Tuhan. Kembalilah pada Tuhan maka Dia akan kembali pada kita, tapi bagaimana caranya? Lakukan ini: taat akan Firman Tuhan dan melakukannya.

  • Jangan jadi pencuri dari Tuhan. Kembalikan bagian milik Tuhan, maka Dia akan memberkati kita.

Maleakhi 3:10 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

  • Berikan dengan takaran yang baik

Lukas 6:38 Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

  • Abraham memberikan perpuluhan untuk Tuhan.

Kejadian 14:19-20 Lalu ia memberkati Abram, katanya: “Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu.” Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.

  • Yakub juga memberikan perpuluhan.

Kejadian 28:22 Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.”

  • Semakin kita memberi, semakin Tuhan memberkati.

Ibrani 7:9 Maka dapatlah dikatakan, bahwa dengan perantaraan Abraham dipungut juga persepuluhan dari Lewi, yang berhak menerima persepuluhan,

Jangan keliru menyerahkan perpuluhan pada tempat yang tidak tepat. Serahkan pada Imam dimana jemaat berbakti sebagai jemaat. Lakukan dengan benar agar sesuai dengan Firman Tuhan dan janji-janjiNya digenapi atas kita.

Apa yang tidak pernah kita pikirkan dan dengar; itu yang disediakan Allah untuk kita semua yang mengasihinya.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.